Minggu, 11 November 2012

Alasan PT.DI Gandeng Airbus Military Jual NC212 Ke Pasar Dunia

 

Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sengaja menggandeng Airbus Military dalam kerjasama pengembangan pesawat jenis Cassa. Salah satu alasan itu adalah karena Airbus Military memiliki kewenangan untuk menerbitkan sertifikat EASA (European Aviation Safety Agency).

 

"Kita (PT DI) selama ini membayar lisensi ke Airbus Military karena mereka punya sertifikat EASA. Saat ini kita berubah dari pemberi menjadi penerima lisensi dan kita share profitnya," ungkap Asisten Dirut PT DI Sonny Saleh Ibrahim saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Kamis (7/11/2012).

Selama ini PT DI hanya bisa menerbitkan sertifikat FAA, dengan sertifikat ini pesawat yang diproduksi oleh PT DI tidak bisa dijual luas ke Mancanegara. Dengan adanya kerjasama diantara keduanya, otomatis PT DI mendapatkan 2 sertifikat yaitu EASA dan FAA.

"Mereka punya network nya, kita punya tenaga ahlinya," katanya.

Saat ini keduanya tengah pengembangkan pesawat NC212 untuk diupgrade dengan teknologi menjadi pesawat NC212. Bulan depan rencananya pesawat ini mulai diproduksi.

"Sekarang semua komponen termasuk mesin sudah ada di Bandung, bulan depan kita siap produksi. Butuh waktu 18 bulan untuk membuat 6 pesawat," tandasnya.

PT.DI Dapatkan Bantuan Rp.100 Milyar Tahun Depan

 

Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dapat suntikan dana segar sebesar Rp 100 miliar. Anggaran sebesar itu akan dikucurkan pada tahun depan oleh BUMN PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

"Kita dapat pinjaman tahun 2013 sebesar Rp 100 miliar dari PNM," ungkap Asisten Dirut PT DI Sonny Saleh Ibrahim di JIE Kemayoran Jakarta, Kamis (7/11/2012).